Selasa, 29 November 2016

Kerana pertahan hutan, 32 Orang Asli Gua Musang ditahan, blockade dimusnah

GUA MUSANG, 29 NOV: Kerana mempertahankan tanah dari diceroboh pembalak, seramai 32 Orang Asli Temiar di sini telah ditahan pihak berkuasa hari ini di blockade Simpang Petei.
img_0760Mereka ditahan anggota Pasukan Gerakan Am (PGA) yang melakukan operasi bermula pagi tadi bersama Jabatan Perhutanan Negeri Kelantan dan ditempatkan dalam trak Polis di kawasan Sekolah Kebangsaan Kuala Betis sebelum dibawa ke Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Gua Musang.

Operasi tersebut melibatkan sekitar 150 orang anggota penguatkuasa, 27 kenderaan pacuan empat roda Jabatan Perhutanan dan lapan buah Land Rover PGA.

Menurut sumber yang dipercayai, Orang Asli yang berada di blockade telah dipanggil untuk berkumpul oleh pihak berkuasa menyebabkan ketegangan dan perang mulut.

Ketika perang mulut itu terjadi, blockade dan pondok-pondok Orang Asli mula dimusnahkan menggunakan mesin rantai.

Ahli Jawatankuasa Jaringan Kampung Orang Asli kelantan, Jemali membangkitkan persoalan adakah Orang Asli melakukan kesalahan mempertahankan tanah mereka?

“Apa kesalahan kami bila kami bangkit mempertahankan hutan, tanah, sungai yang telah tercemar, hutan semakin tiada pokok di atas tanah, tanah pula semakin tandus, adakah kami salah untuk mempertahan?

“Dari segi apa kesalahan kami terhadap kerajaan negeri Kelantan, siapa yang menghancur hutan, tanah, sungai?

“Siapa yang salah? Kami orang asli atau kerajaan negeri yang salah? Di sini kami berdoa agar tuhan tahu mana yang baik atau yang buruk untuk hutan kami pertahankan,” katanya melalui satu kenyataan ringkas kepada media.
Turut ditahan Setiausaha JKOAK Mustafa Along.

Kesal dengan insiden itu, NGO Sahabat Alam Malaysia dalam satu kenyataan menggesa pihak berkenaan segera memberi kenyataan dan pendirian mereka demi melindungi hak-hak asasi masyarakat Orang Asli yang terjejas.

“Sahabat Alam Malaysia (SAM) dukacita apabila dimaklumkan berlaku tangkapan terhadap beberapa orang Orang Asli yang terlibat dengan ‘blockade’ di Gua Musang, Kelantan.

“Sehingga kini pihak-pihak berkuasa yang berkenaan masih belum mengeluarkan kenyataan apakah justifikasi dan peruntukan undang-undang sedia ada tangkapan tersebut dilakukan,” kata Presiden SAM, S.M Mohamed Idris.

1 ulasan:

  1. Assalamualaikum....
    Saya hanya sebagai perantara untuk menyampaikan tentang ritual gaib ABAH SALEH, Saya sengaja menulis sedikit kesaksian untuk berbagi, barangkali ada teman-teman yang sedang kesulitan masalah ekonomi/keuangan ataupun punya masalah hutang piutang.Permasalahan akan di tuntas ABAH SALEH dengan ilmu gaip yang kasat mata.!!
    Pertama-tama Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada ABAH SALEH yang telah membantu kehidupan keluarga saya, Dulunya saya cuma kerja jadi tukang ojek , penghasilan saya Hanya pas pasan untuk mengecukupi kehidupan keluarga saya..Alhamdulillah sekarang sejak saya bergabung jadi member (ABAH SALEH), Saya sudah berkali kali menang togel dan ini kemenangan saya yg Ke 3X nya kemarin di kasih angka ritual 4D,Syukur Alhamdulillah angka yg diberikan aki tembus lagi, Impian saya selama ini sudah jadi kenyataan kehidupan keluarga saya pun jauh lebih baik dari pada sebelumnya...
    Buat bapak/ibu yang ingin mendapatkan REJEKI melalui jalan TOGEL..
    Jika anda benar2 serius tertarik untuk mendapatkan angka hasil ritual MBAH SALEH Silahkan HUBUNGI Langsung MBAH SALEH DI NOMOR HP : 085-247-111-647

    ABAH SALEH atau biasa juga dipanggil MBAH SALEH tidak pernah mengobral janji manis…Fakta & Kenyataanlah yang berbicara......
    Beliau hanya melayani yg serius & bersedia membantu mahar untuk biaya membeli alat ritual & sesajen ritual.

    Anda Akan Berhasil Sukses Jika Anda Berani Mengambil Keputusan Untuk Mengikuti Ritual ABAH SALEH...!!!

    =**Untuk Info Lebih Jelas Cara Pengambilan Angka Ritual Silahkan KLIK DISINI**=
    sekian terima kasih,wassalam...

    BalasPadam

PIHAK KAMI TIDAK BERTANGGUNGJAWAP DENGAN KOMEN YANG MENYALAHI UNDANG-UNDANG MALAYSIA