Jumaat, 12 April 2013

TERKINI PRU13: SENARAI CALON PARLIMEN PAKATAN RAKYAT (Dikemaskini 12 Apr 2013 - 11 Malam)


Perlis Indera Kayangan (3 kerusi)

P 001 - Padang Besar - Azamhari Mahmood (PAS)
P 002 - Kangar - Dr Juanda Jaya (KEADILAN - belum diumumkan) atau Baharuddin Ahmad (PAS) - belum diputuskan
P 003 - Arau - Tuan Guru Haron Din (PAS)

Kedah Darul Aman (15 kerusi)

P 004 - Langkawi - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 005 - Jerlun - (PAS - belum diperolehi)
P 006 - Kubang Pasu - (PAS - belum diperolehi)
P 007 - Padang Terap - Mohd Nasir Zakaria (PAS - penyandang)
P 008 - Pokok Sena - Mahfuz Omar (PAS - penyandang)
P 009 - Alor Setar - Gooi Hsiau Leung (KEADILAN)
P 010 - Kuala Kedah - Dr Azman Ismail (KEADILAN)
P 011 - Pendang - Mohamad Sabu (PAS)
P 012 - Jerai - Mohd Firdaus Jaafar (PAS - penyandang)
P 013 - Sik - (PAS - belum diperolehi)
P 014 - Merbok - Nor Azrina Surip (KEADILAN)
P 015 - Sungai Petani - Johari Abdul (KEADILAN - penyandang)
P 016 - Baling - Brig Jen (B) Mohd Najmi Ahmad (PAS)
P 017 - Padang Serai - N Surendran (KEADILAN)
P 018 - Kulim-Bandar Baharu - Saifuddin Nasution Ismail (KEADILAN - bertukar dari parlimen Machang)

Kelantan Darul Naim (14 kerusi)

P 019 - Tumpat - Kamaruddin Jaffar (PAS - penyandang)
P 020 - Pengkalan Chepa - (PAS - belum diperolehi)
P 021 - Kota Bharu - Takiyuddin Hassan (PAS - bertukar dari DUN Bunut Payong - belum disahkan)
P 022 - Pasir Mas - Siti Zailah Mohd Yusof (PAS - bertukar dari parlimen Rantau Panjang - belum disahkan)
P 023 - Rantau Panjang - Abdul Fatah Haron (PAS - bertukar dari DUN Bukit Tuku - belum disahkan)
P 024 - Kubang Kerian - Mumtaz Md Nawi (PAS)
P 025 - Bachok - Ariffin Mahmod (PAS)
P 026 - Ketereh - Ab Aziz Abdul Kadir (KEADILAN - penyandang - belum diumumkan)
P 027 - Tanah Merah - Nik Mahmood Nik Hassan (KEADILAN - belum disahkan)
P 028 - Pasir Puteh - (PAS - belum diperolehi)
P 029 - Machang - Dr Wan Zawawi Wan Ismail (KEADILAN - belum diumumkan)
P 030 - Jeli - Abdullah Yaacob (PAS - bertukar dari DUN Air Lanas - belum disahkan)
P 031 - Kuala Krai - Dr Mohd Hatta Ramli (PAS - penyandang)
P 032 - Gua Musang - (PAS - belum diperolehi)

Terengganu Darul Iman (8 kerusi)

P 033 - Besut - (PAS - belum diperolehi)
P 034 - Setiu - (PAS - belum diperolehi)
P 035 - Kuala Nerus - Dr Khairuddin At-Takiri (PAS)
P 036 - Kuala Terengganu - Raja Kamarul Bahrin Shah Raja Ahmad (PAS)
P 037 - Marang - Tuan Guru Abdul Hadi Awang (PAS - penyandang)
P 038 - Hulu Terengganu - (PAS - belum diperolehi)
P 039 - Dungun - Wan Hassan Mohd Ramli (PAS)
P 040 - Kemaman - Kamaruddin Chik (KEADILAN)

Pulau Pinang Pulau Mutiara (11 kerusi)

P 041 - Kepala Batas - Afnan Hamimi Taib Azamudden (PAS)
P 042 - Tasek Gelugor - Abdul Rahman Maidin (PAS)
P 043 - Bagan - Lim Guan Eng (DAP - penyandang)
P 044 - Permatang Pauh - Anwar Ibrahim (KEADILAN - penyandang)
P 045 - Bukit Mertajam - Chong Eng (DAP - penyandang)
P 046 - Batu Kawan - Dr P Ramasany (DAP - penyandang)
P 047 - Nibong Tebal - Dr Mansor Othman (bertukar dari DUN Penanti)
P 048 - Bukit Bendera - Zairil Khir Johari (DAP - belum disahkan)
P 049 - Tanjong - Chow Kon Yeow (DAP - penyandang - belum disahkan)
P 050 - Jelutong - Jeff Ooi Chuan Aun (DAP - penyandang)
P 051 - Bukit Gelugor - Karpal Singh (DAP - penyandang)
P 052 - Bayan Baru - Sim Tze Tzin (KEADILAN - bertukar dari DUN Pantai Jerejak)
P 053 - Balik Pulau - Mohamad Bakhtiar Wan Chik (KEADILAN)

Perak Darul Ridzuan (24 kerusi)

P 054 - Gerik - Norhayati Kassim (PAS - belum diumumkan)
P 055 - Lenggong - Razman Zakaria (PAS - belum disahkan)
P 056 - Larut - Fauzi Shaari (PAS)
P 057 - Parit Buntar - Dr Mujahid Yusof Rawa (PAS - penyandang)
P 058 - Bagan Serai - Dr Muhammad Nur Manuty (KEADILAN)
P 059 - Bukit Gantang - Idris Ahmad (PAS)
P 060 - Taiping - Nga Kor Ming (DAP - penyandang)
P 061 - Padang Rengas - Dr Meor Ahmad Isharra Ishak (KEADILAN)
P 062 - Sungai Siput - Dr Michael Jeyakumar (PSM - penyandang)
P 063 - Tambun - Siti Aishah Shaik Ismail (KEADILAN - belum disahkan)
P 064 - Ipoh Timur - Thomas Su (bertukar dari DUN Pasir Pinji - belum disahkan)
P 065 - Ipoh Barat - Wong Kah Woh (DAP - bertukar dari DUN Taman Canning - belum disahkan)
P 066 - Batu Gajah - V Sivakumar (bertukar dari DUN Tronoh - belum disahkan)
P 067 - Kuala Kangsar - Drs Khalil Idham Lim (bertukar dari DUN Titi Serong)
P 068 - Beruas - Ngeh Koo Ham (DAP - penyandang)
P 069 - Parit - Mohamad Ismi Muhamad Taib (PAS)
P 070 - Kampar - (DAP - belum diperolehi)
P 071 - Gopeng - Dr Lee Boon Chye (KEADILAN - penyandang)
P 072 - Tapah - Kapt (B) M R Summugam (KEADILAN - belum diumumkan)
P 073 - Pasir Salak - Mustafa Kamil Ayyub (KEADILAN)
P 074 - Lumut - Laksamana Pertama (B) Imran Abdul Hamid (PAS - menggunakan lambang KEADILAN)
P 075 - Bagan Datoh - Madzi Hassan (KEADILAN)
P 076 - Teluk Intan - M Manogaran (DAP - penyandang)
P 077 - Tanjong Malim - Tan Yee Kew (KEADILAN)

Pahang Darul Makmur (14 kerusi)

P 078 - Cameron Highlands - J Appalasamy (DAP - belum disahkan)
P 079 - Lipis - (PAS - belum diperolehi)
P 080 - Raub - Mohd Ariff Sabri Abd Aziz (DAP)
P 081 - Jerantut - Hamzah Jaafar (PAS - belum disahkan)
P 082 - Indera Mahkota - Fauzi Abdul Rahman (KEADILAN)
P 083 - Kuantan - Fuziah Salleh (KEADILAN - penyandang)
P 084 - Paya Besar - Murni Hidayah Anuar (KEADILAN)
P 085 - Pekan - Fariz Musa (KEADILAN) bertembung dengan Mohamad Bukhairy Sofian (GM13)
P 086 - Maran - (PAS - belum diperolehi)
P 087 - Kuala Krau - Shahril Azman (PAS - belum disahkan)
P 088 - Temerloh - Nasrudin Hassan (PAS)
P 089 - Bentong - Wong Tack (DAP)
P 090 - Bera - Zakaria Abdulhamid (KEADILAN)
P 091 - Rompin - Nuridah Salleh (PAS - belum disahkan)

Selangor Darul Ehsan (26 kerusi)

P 092 - Sabak Bernam - Dr Abdul Aziz Bari (KEADILAN)
P 093 - Sungai Besar - (PAS - belum diperolehi)
P 094 - Hulu Selangor - Khalid Jaafar (KEADILAN)
P 095 - Tanjong Karang - (PAS - belum diperolehi)
P 096 - Kuala Selangor - Dr Dzulkefly Ahmad (PAS - penyandang)
P 097 - Selayang - William Leong Jee Ken (KEADILAN - penyandang)
P 098 - Gombak - Azmin Ali (KEADILAN - penyandang)
P 099 - Ampang - Zuraida Kamaruddin (KEADILAN - penyandang)
P 100 - Pandan - Rafizi Ramli (KEADILAN)
P 101 - Hulu Langat - (PAS - belum diperolehi)
P 102 - Serdang - Teo Nie Ching (DAP - penyandang)
P 103 - Puchong - Gobind Singh Deo (DAP - penyandang)
P 104 - Kelana Jaya - Nik Nazmi Nik Ahmad (KEADILAN - bertukar dari DUN Sri Setia - belum disahkan)
P 105 - Petaling Jaya Selatan - Hee Loy Sian (KEADILAN - penyandang)
P 106 - Petaling Jaya Utara - Tony Pua Kiam Wee (DAP - penyandang)
P 107 - Subang - Sivarasa Rasiah (KEADILAN - penyandang)
P 108 - Shah Alam - Khalid Samad (PAS - penyandang)
P 109 - Kapar - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 110 - Klang - Charles Anthony Santiago (DAP - penyandang)
P 111 - Kota Raja - Dr Siti Mariah Mahmud (PAS - penyandang)
P 112 - Kuala Langat - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 113 - Sepang - (PAS - belum diperolehi)

Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan (13 kerusi)

P 114 - Kepong - (DAP - belum diperolehi)
P 115 - Batu - Tian Chua (KEADILAN - penyandang)
P 116 - Wangsa Maju - Dr Tan Kee Kwong (KEADILAN)
P 117 - Segambut - Lim Lip Eng (DAP - penyandang)
P 118 - Setiawangsa - Ibrahim Yaacob (KEADILAN)
P 119 - Titiwangsa - Ahmad Zamri Asa'ad Khuzaimi (PAS)
P 120 - Bukit Bintang - Fong Kui Lun (DAP - penyandang)
P 121 - Lembah Pantai - Nurul Izzah Anwar (KEADILAN - penyandang)
P 122 - Seputeh - Ong Kian Ming (DAP - belum disahkan)
P 123 - Cheras - Tan Kok Wai (DAP - penyandang)
P 124 - Bandar Tun Razak - Abdul Khalid Ibrahim (KEADILAN - penyandang)
P 125 - Putrajaya - Husam Musa (PAS - kekal bertanding di DUN Salor)
P 166 - Labuan - Ibrahim Menudin (KEADILAN) atau Hadnan Mohamad (PAS) - masih menunggu keputusan rasmi

Negeri Sembilan Darul Khusus (8 kerusi)

P 126 - Jelebu - Aiman Athirah Al-Jundi (PAS)
P 127 - Jempol - Wan Aishah Wan Ariffin (PAS)
P 128 - Seremban - Teo Kok Seong (DAP - bertukar dari DUN Bahau)
P 129 - Kuala Pilah - Nazeri Yunus (KEADILAN - belum disahkan)
P 130 - Rasah - Anthony Loke Siew Fook (DAP - penyandang)
P 131 - Rembau - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 132 - Telok Kemang - Kamarul Baharin Abbas (KEADILAN - penyandang - belum disahkan)
P 133 - Tampin - Zakaria Khalim (PAS)

Melaka Darul Azim (6 kerusi)

P 134 - Masjid Tanah - Mohd Nasaie Ismail (PAS)
P 135 - Alor Gajah - Damian Yeo Shen Li (DAP - belum disahkan)
P 136 - Tangga Batu - Rahim Ali (KEADILAN)
P 137 - Bukit Katil - Shamsul Iskandar Md Akin (KEADILAN)
P 138 - Kota Melaka - Sim Tong Him (DAP - penyandang)
P 139 - Jasin - (KEADILAN - belum diperolehi)

Johor Darul Takzim (26 kerusi)

P 140 - Segamat - Dr Chua Jui Meng (KEADILAN)
P 141 - Sekijang - Julailey Jemadi (KEADILAN)
P 142 - Labis - S Ramakrishnan (DAP)
P 143 - Pagoh - (PAS - belum diperolehi)
P 144 - Ledang - Hassan Karim (KEADILAN)
P 145 - Bakri - Er Teck Hwa (DAP - penyandang)
P 146 - Muar - Nor Hizwan Ahmad (KEADILAN)
P 147 - Parit Sulong - Khairuddin Abd Rahim (PAS - belum disahkan)
P 148 - Ayer Hitam - Hu Pang Chaw (PAS - belum diumumkan)
P 149 - Sri Gading - Mohd Khuzzan Abu Bakar (KEADILAN)
P 150 - Batu Pahat - Dr Idris Jauzi (KEADILAN)
P 151 - Simpang Renggam - Suhaizan Kaiyat (PAS)
P 152 - Kluang - Liew Chin Tong (DAP - bertukar dari parlimen Bukit Bendera)
P 153 - Sembrong - Onn Abu Bakar (KEADILAN)
P 154 - Mersing - Shahar Abdullah (PAS - belum diumumkan)
P 155 - Tenggara - Salleh Farmin (PAS - belum diumumkan)
P 156 - Kota Tinggi - Onn Jaafar (PAS - belum diumumkan)
P 157 - Pengerang - Anis Afida Mohd Azli (PAS - belum disahkan)
P 158 - Tebrau - Steven Choong Siow (KEADILAN)
P 159 - Pasir Gudang - Dr Ahmad Faidi Saidi (KEADILAN)
P 160 - Johor Bharu - Jen (B) Md Hashim Hussein (KEADILAN)
P 161 - Pulai - Salahuddin Ayub (PAS - bertukar dari parlimen Kubang Kerian)
P 162 - Gelang Patah - Lim Kit Siang (DAP - bertukar dari parlimen Ipoh Timur)
P 163 - Kulai - Yeo Tung Siong (DAP - belum disahkan)
P 164 - Pontian - Dayangku Intan Tengku Abd Hamid (KEADILAN - belum disahkan)
P 165 - Tanjong Piai - Mahdzir Ibrahim (DAP)

Sabah Negeri Di Bawah Bayu (25 kerusi)

P 167 - Kudat - Musalim Tanjul atau Chong Kah Kiat (KEADILAN)
P 168 - Kota Marudu - Anthony Mandiau atau Maijol Mahap (KEADILAN)
P 169 - Kota Belud - Saidil Simoi atau Munirah Majilis (KEADILAN)
P 170 - Tuaran - Ansari Abdullah atau Wilfred Bumburing (APS-KEADILAN - penyandang, keluar BN)
P 171 - Sepanggar - Dr Chong Eng Leong (KEADILAN - belum diumumkan)
P 172 - Kota Kinabalu - Dr Hiew King Chiew (DAP - penyandang)
P 173 - Putatan - Mazhry Nasir atau Yahya Lampong (KEADILAN - belum disahkan)
P 174 - Penampang - Darell Leiking (KEADILAN - belum disahkan)
P 175 - Papar - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 176 - Kimanis - Jaafar Ismail (KEADILAN - belum disahkan)
P 177 - Beaufort - Lajim Ukin (PPPS-KEADILAN - penyandang, keluar BN)
P 178 - Sipitang - Ramli Dua (KEADILAN - belum disahkan)
P 179 - Ranau - Jonathan Yassin (KEADILAN)
P 180 - Keningau - Ahmadshah Tambakau (KEADILAN - belum disahkan)
P 181 - Tenom - Adris Taripin (KEADILAN - belum disahkan)
P 182 - Pensiangan - Dr Richard Gunting (KEADILAN - belum disahkan)
P 183 - Beluran - James Miki (KEADILAN - belum disahkan)
P 184 - Libaran - Ahmad Thamrin Jaini (KEADILAN - belum disahkan)
P 185 - Batu Sapi - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 186 - Sandakan - Steven Wong Chai You (DAP - belum disahkan)
P 187 - Kinabatangan - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 188 - Silam - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 189 - Semporna - Dr Zamree Abi (KEADILAN - belum disahkan)
P 190 - Tawau - Chan Foong Hin (DAP - belum disahkan) atau Kong Hong Ming (KEADILAN - belum disahkan)
P 191 - Kalabakan - Aminuddin Aling (PAS - belum disahkan)

Sarawak Bumi Kenyalang (31 kerusi)

P 192 - Mas Gading - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 193 - Santubong - Zulrusdi Mohd Hol (KEADILAN)
P 194 - Petra Jaya - Ahmad Nazib Johari (KEADILAN)
P 195 - Bandar Kuching - Chong Chein Jen (DAP - penyandang, juga penyandang DUN Kota Sentosa)
P 196 - Stampin - Dr Tang Sie Hing (DAP)
P 197 - Kota Samarahan - Abang Ahmad Kerdee Abang Masagus (PAS)
P 198 - Mambong - Willie Monggin (KEADILAN)
P 199 - Serian - Edward Andrew Luak (DAP - belum disahkan)
P 200 - Batang Sadong - Dr (H) Mohd Jolhi (PAS)
P 201 - Batang Lupar - Zulkifli Abang Engkeh (KEADILAN)
P 202 - Sri Aman - Nicholas Mujah (KEADILAN)
P 203 - Lubok Antu - Nicholas Bawing Anggat (KEADILAN)
P 204 - Betong - Cecila Una (KEADILAN)
P 205 - Saratok - Ali Biju (KEADILAN - juga penyandang DUN Krian)
P 206 - Tanjong Manis - Jurina Mut (PAS)
P 207 - Igan - Ajiji Fauzan (PAS)
P 208 - Sarikei - Andrew Wong Lin Biu (DAP)
P 209 - Julau - Andy Wong Hong Yu (KEADILAN) atau Ambrose Jabang Lamba (PAS)
P 210 - Kanowit - Thomas Laja (KEADILAN)
P 211 - Lanang - Alice Lau Kiong Yieng (DAP)
P 212 - Sibu - Oscar Ling Chai Yew (DAP)
P 213 - Mukah - Hai Merwain (DAP) atau Nani Sahari (PAS)
P 214 - Selangau - Joshua Jabeng (KEADILAN)
P 215 - Kapit - Ramli Malaka (DAP - belum disahkan)
P 216 - Hulu Rajang - Abun Sui Anyit (KEADILAN)
P 217 - Bintulu - John Brian Anthony (DAP - belum disahkan)
P 218 - Sibuti - Mohamad Zaid @ Robby Tandang (PAS)
P 219 - Miri - Lim Su Kien (DAP)
P 220 - Baram - Ronald Engan (KEADILAN)
P 221 - Limbang - Baru Bian (KEADILAN - juga penyandang DUN Ba'kelalan)
P 222 - Lawas - Dr Bob Langup (DAP)

Nota: Senarai ini belum muktamad melainkan sudah disahkan oleh pemimpin tertinggi parti masing-masing.

Kor Risik ATM kini berkhidmat untuk BN?

Rakyat ingin tahu adakah  benar Kor Risik Angkatan Tentera Malaysia terlibat dalam kerja-kerja kotor politik Umno dan BN.
1. Parti Keadilan Rakyat  merakamkan pendirian kami ingin melihat Pilihanraya Umum ke 13 diadakan  dengan aman dan tenteram. Kita ingin mengajak lawan kita Barisan Nasional menyatakan komitmen yang sama dengan tidak menggunakan agensi-agensi keselamatan kerajaan untuk tujuan politik mereka.
2. Pakatan Rakyat semakin kerap menjadi mangsa keganasan samseng-samseng UMNO dan BN. Bas kita dirosakkan, penyokong kita dicederakan dan pemimpin kita diserang. PDRM kelihatannya lambat bertindak dalam menanggani masalah ini. Tiada seorang pun yang didakwa walaupun terdapat banyak bukti rakaman video dan foto telah diserahkan sebagai bahan bukti..

3. Kami ingin menyatakan kebimbangan kami kerana kelembapan bertindak ini seolah-olah menunjukkan pasukan PDRM telah bersekongkol dengan UMNO dan BN.

4. Kami juga mendapat tahu selain dari PDRM, Kor Risik Angkatan Tentera Malaysia (Kor Risik ATM) turut  dilibatkan dalam mempertahankan kuasa politik  UMNO dan BN. Kami amat bimbang jika mereka dipaksa membantu UMNO dan BN, profesionalisma dan imej mereka di mata rakyat akan terjejas.

PRU13: Serangan Samseng Perkasa tidak patah semangat Tolak


GEORGETOWN: Tindakan Pertubuhan Pribumi Perkasa (Perkasa) Pulau Pinang mengugut untuk memukul sekiranya tidak segera keluar daripada Pulau Pinang tidak sedikit pun menakut dan merencatkan perjuangan Gelombang Anak Muda Tolak Umno/BN (Tolak) yang mengadakan demontrasi aman di Komplek Tun Abdul Razak (Komtar) semalam.

Pengerusi Tolak, Muhamad Azan Safian (gambar) ketika menceritakan pada Harakahdaily beranggapan cubaan mengugut dengan kata-kata kesat itu adalah sebahagian kecil daripada apa yang dihadapi oleh pejuang Islam ketika Islam berada di bawah.

Kini terangnya, Islam sudah berkembang jika masih ada segolongan manusia berfikiran sempit dan dangkal berlagak 'samseng' nyata mereka jauh dari ketamadunan dan kebebasan bersuara.

"Siapa tak kenal dengan Perkasa yang berlagak samseng kampung.  Bagi kami perjuangan tetap diteruskan dengan mengajak anak muda khususnya golongan cerdik pandai bersatu memberikan sokongan padu pada Pakatan Rakyat dengan menolak BN," ujarnya.

PRU13: BN dan PR perlu nyatakan langkah-langkah untuk memperbaiki kewangan dan hutang negara


Krisis kewangan membawa malapetaka ekonomik kepada penduduk mana-mana negara tidak kira di Timur ataupun di Barat.
Oleh itu kedudukan kewangan sesebuah negara tidak harus dipandang ringan.
Lewat-lewat ini pelbagai laporan dan berita di media menyifatkan keadaan kewangan negara Malaysia dan pengurusannya sebagai membimbangkan.
Kebimbangan ini adalah berdasarkan sebab-sebab yang berikut:
• Aliran wang modal keluar dari Malaysia yang memecah rekod. Badan pengawas kewangan Global Financial Integrity (GFI) melaporkan bahawa sejumlah RM880 bilion telah dibawa keluar secara haram dari negara di antara tahun 2001 dan 2010.
• Peningkatan hutang kerajaan secara mendadak. Hutang RM274 bilion pada awal tahun 2008 meningkat dua kali ganda ke RM502 billion pada hujung tahun 2012. Perangkaan IMF meramalkan hutang kerajaan akan naik sebanyak RM277 bilion sehingga mencecah RM779 bilion pada tahun 2017.

PRU13: Sistem 2 parti jadikan Malaysia lebih kukuh


Sistem 2 parti jadikan Malaysia lebih kukuh
(Dari kiri) Kamarudin, Abd Jalil dan Dr Saharuddin pada Forum “Ada Apa Pada PRU13’. - Foto Sinar Harian oleh AZMI ARYANTO
 
SHAH ALAM – Sistem dua parti dalam sesebuah negara adalah baik untuk memastikan kedudukan negara itu adalah seimbang dan kukuh.

Timbalan Dekan Industri dan Alumni Fakulti Pentadbiran dan Pengajian Polisi, Universiti Teknologi Mara (UiTM), Prof Madya Dr Saharuddin Badaruddin berkata, dari segi teori politik, sistem tersebut akan memberikan kesan yang baik kepada rakyat dan negara.

“Persoalan suara dalam demokrasi yang matang, kita sepatutnya mempunyai satu semak dan imbang dalam politik.

“Semak imbang dalam konteks di Malaysia ketika ini, kita mempunyai satu kerajaan yang kukuh dan mempunyai pembangkang yang agak kuat untuk mengukuhkan negara,” katanya dalam Forum “Ada Apa Pada PRU13’ yang dianjurkan Majlis Perwakilan Pelajar Fakulti Undang-Undang UiTM di sini, hari ini.

PRU13: PANJI GERGASI PAS DI PASANG MEGAH DAN INDAH DI LEBUH RAYA UTARA SELATAN (PLUS) SIMPANG RENGGAM, JOHOR.

Sempena PRU 13 ini, PAS Kawasan Simpang Renggam, Johor telah melancarkan Panji Terbesar PAS Abad ini di Lebuh Raya Utara Selatan PLUS.

Bertambah peninglah kepala para pemimpin UMNO/BN terutamanya UMNO Johor melihatkan kesungguhan dan semangat juang yang cukup tinggi dikalangan ahli-ahli dan pendokong PAS/PR

Para pengguna Lebuh Raya PLUS akan dapat melihat pemandangan yang cukup mengkagumkan ini dengan jelas bila hampir sampai ke laluan keluar ke Simpang, Renggam Johor.

Kesungguhan dan daya kreativiti para pendokong dan pejuang PAS/PR, tabik spring melantun betingkat-tingkat!!!!

INI KALILAH TUKAR....JOM UBAH.....SELAMATKAN MALAYSIA.

PRU13: DAP bidas Mahathir keluar kenyataan ‘bodoh’ takutkan rakyat Malaysia


KUALA LUMPUR, 12 APR: Kenyataan bekas Perdana Menteri, Tun Dr Mahathir Mohamad yang menyatakan kemenangan DAP di Gelang Patah akan menyebabkan konfrontasi kaum adalah berbahaya, lapuk dan tidak waras.
Senator Dr Ariffin Omar berkata ketika diminta mengulas kenyataan tidak bertanggungjawab Dr Mahathir itu dalam blognya hari ini dan dipetik media.
Dr Mahathir dengan sewenang-wenangnya mendakwa kemenangan Lim Kit Siang “akan membawa konflik dan permusuhan antara kaum, untuk menimbulkan sentimen benci di kalangan orang Cina ke atas orang Melayu,”
Kata Dr Ariffin, rakyat Malaysia sudah mula sedar bahawa UMNO sememangnya sebuah parti perkauman, tidak jujur dan menggunakan taktik menakut-nakutkan rakyat dengan momokan kaum demi kepentingan politik mereka.
“Kalau dia (Mahathir) nak sokong UMNO, sokonglah. Tak siapa pun akan peduli. Ini negara demokrasi. Tapi jangan buat kenyataan ‘nyanyuk’ seperti ini untuk takutkan orang ramai.
“DAP, kita memang berdiri atas prinsip perpaduan kaum. Lim Kit Siang bukan manusia bodoh nak timbulkan kekacauan kaum sebab daripada sudut politik, dia pun perlukan undi Melayu,” jelas beliau.
Dr Ariffin berkata, kenyataan Dr Mahathir seperti yang dilaporkan media sebelum ini bakal memerangkap UMNO sendiri di Johor khususnya.

PRU13: Melayu faham DAP satu rahmat untuk Malaysia


“SAYA bahagia bersama DAP, kerana bukan pendapatan yang kita kejar tetapi kepuasan membantu orang ramai,” kata pemimpin veteran DAP, Tuan Haji Azhari Ismail
Beliau yang kelihatan sering berkopiah, tidak banyak berbicara tetapi mudah didekati. Saya mengambil kesempatan berbual-bual dengan beliau yang sudah lama menyimpan hasrat untuk bertemunya.
“Dah lama orang Melayu nak rapat dengan DAP, nak kenal, nak tahu. Tapi masalah yang timbul ialah halangan oleh BN sendiri terutamanya UMNO. Itu antara sebab orang Melayu takut bila dicanang DAP sebagai parti Cina, parti perkauman…tak betul tu.”
Itu kata Haji Azhari, anak kelahiran Muar, Johor yang menyertai parti DAP sejak 1978. Tidak ramai yang kenal siapa gerangan Haji Azhari ini melainkan mereka mengikuti secara dekat perkembangan semasa politik tanah air.
Beliau yang berkelulusan dalam bidang Pengajian Syariah dari Universiti Malaya, pernah bertanding menentang bekas Menteri Kesihatan, Datuk Chua Jui Meng tetapi tewas pada Pilihan Raya Umum (PRU) 2004 lalu di kerusi Parlimen Bakri, Johor.
Kini beliau berusia 61 tahun dan berkhidmat sepenuh masa sebagai penolong setiausaha kepada Ahli Parlimen Bukit Bintang, Fong Kui Lun.
Sambil santai duduk menghirup jus oren dalam koleh kertas, perbualan kami ketika majlis perasmian Bilik Gerakan DAP Bukit Bintang baru-baru ini menjurus kepada beberapa hal pokok yang menarik perhatian.
Melayu fahami DAP adalah rahmat

PRU13: Merubah negara tanggungjawab generasi muda - DAPSY

BENTONG: “Kalau kita hendak nasib kita dan negara kita berubah baik, pemuda perlu tampil dan berani membuat perubahan!” demikian kata Ahli Jawatankuasa Pemuda Sosialis DAP (DAPSY) Kebangsaan dan bakal calon DUN Bilut, Chow Yu Hui.
“Negara Malaysia sudah sampai ke tahap parah. Masalah ciptaan Barisan Nasional (BN) sudah bertimbun banyaknya. Ia tanggungjawab pemuda-pemudi negara ini sebagai tonggak dan masa depan negara untuk merubah nasib Malaysia dengan membuang BN daripada tampuk kekuasaan pada Pilihan Raya Umum ke-13 (PRU-13) 5 Mei ini,” katanya.
Dalam temubual dengan Roketkini, Chow yang juga Ahli Jawatankuasa DAP Negeri Pahang, menyeru kepada perantau tempatan supaya kembali ke Bentong pada PRU-13, 5 Mei ini untuk mengundi Pakatan Rakyat (PR).
“Perjuangan ini bukan sekadar bergantung kepada ibu bapa kita; tanggungjawab anda penting dalam mencetuskan angin perubahan ini,” sambung beliau.
“Pilihan kami pada PRU-13 adalah memilih sebuah kerajaan baru yang bersih atau meneruskan kepincangan negara yang ada dengan menyebelahi dacing,” katanya.

Lensa : Puluhan Ribu Rakyat Kelantan Banjiri Padang Perdana Kota Bharu






  Gambar : Pelbagai sumber di FB

Puluhan ribu rakyat Kelantan hadir di program Himpunan Kelantanku Hijau di Padang Perdana Kota Bharu.Inikalilah KEKAL Kelantan TUKAR Putrajaya,Takbir !!!

Siapa arah padam Bancian Manifesto portal Sinar?




KUALA LUMPUR: Solidariti Anak Muda Malaysia (SAMM) hari ini berasa terkejut dengan sikap luar biasa yang ditunjukkan oleh portal Sinar Harian apabila beberapa kotak bancian online di sebelah kanan portal tersebut telah dipadam.

Pengarah Propaganda SAMM, Edy Noor Reduan berkata, sebagai media arus perdana baru yang mengamalkan 'media baru', SAMM memuji portal Sinar Harian di atas pelbagai bancian yang dipaparkan di satu sudut demi mendapat maklum balas dari pembaca, berbeza dengan era media konvensional yang sehala.

Namun, ujarnya bancian undian yang berkisar mengenai pilihan di antara manifesto Barisan Nasional dan juga manifesto Pakatan Rakyat tidak bertahan lama seperti kebiasaannya.

Katanya, kali terakhir bancian tersebut kelihatan di portal Sinar Harian ialah pada lewat malam tadi.

Tambahnya, terdapat tiga bancian mengenai manifesto pilihanraya hilang dari paparan. Salah satu bancian berbunyi "Jika anda seorang pengundi, manifesto parti mana yang memikat perhatian anda?".

Hasil bancian dari lebih 10 ribu responden menunjukkan 81% memilih manifesto PR manakala selebihnya 19% berpihak kepada BN.

PRU13: Setpol Najib Diarah Bertanding Dengan Misi Mesti Menang

Oleh Shahbudin Husin
Di ketika kebanyakan pemimpin UMNO lainnya belum mengetahui untung nasib mereka sama ada menjadi calon atau tidak dalam pilihanraya ini, seorang Setiausaha Politik Najib telah pun mendapat arahan awal daripada Najib sendiri untuk bertanding dalam pilihanraya 5 Mei ini dengan "misi mesti menang" di kawasan yang ditandinginya itu.

Setpol yang dimaksudkan ialah Sahlan Ismail yang sudah pun memulakan gerak kerjanya sejak beberapa minggu lalu di Parlimen Pokok Sena, Kedah. Misinya diletakkan bertanding di situ ialah mesti menumpaskan Ahli Parlimen sedia, Mahfuz Omar yang merupakan Naib Presiden Pas.

Dua hari lalu Anwar mendedahkan bahawa beliau mendapat maklumat yang menyebut Najib mahukan tiga pemimpin muda Pakatan Rakyat yang bertanding di sekitar Lembah Kelang dalam pilihanraya kali ini mesti dikalahkan oleh BN. Mereka ialah Nurul Izzah di Lembah Pantai, Rafizi Ramli di Pandan dan Tony Pua di Petaling Jaya Utara.

PRU13: Dr Mahathir kata orang Melayu pondan dan rapuh aqidah mereka.

Oleh sakmongkol AK47
Dr Mahathir adalah pengarah PRU UMNO 2013. Najib semacam buduk lembab disamping Dr Mahathir. Boleh jadi Najib lupa pesanan Tun Daim- kalau bawak Mahathir berkempen, kena jaga2. Sebab Tun Mahathir loose canon. Main tembak, kemudian tanya soalan. Disetengah negara, polis tembak suspect dahulu kemudian tanya. Kalau yang ditembak mati, tak perlu lah tanya.

Kepada rakyat terbanyak, penglibatan lansung Dr Mahathir akan disambut baik dengan penolakan mutlak, lebih dari sesiapa, Dr Mahathir lah penyebab budaya rasuah, pencurian harta benda rakyat dan pemerintahan kuku besi. Bila Abdullah Badawi menang besar dalam tahun 2004, majority luar biasa yang di capai oleh UMNO mencerminkan bagaimana rakyat meraikan penyingkiran Dr Mahathir dari pemerintahan Maalysia.
Sekali lagi, rakyat mempunyai peluang untuk meraikan penyingkiran Dr Mahathir. Kali ini, kasi pukul habis.
Semakin hari, semakin sasau pemikiran Dr Mahathir yang sesak. Dia menuduh kalau Kit Siang menang, huuru hara kaum akan berlaku. Orang Cina Malaysia jangan sekali kali lupa bahawa Dr Mahathir lah orang yang mempertikaikan pemberian kerakyatan kepada orang Cina dahuu. Dan orang2 cina dahulu adalah datuk nenek kami. Satu undi untuk BN menandakan kamu mencemar ingatan keatas nenek moyang kamu. One vore for BN means you dishonour the memory of your forefathers.

PRU13: Rintihan anak peneroka Felda


BENTONG: “Hidup anak peneroka dan generasi kedua Felda ini ibarat pepatah yang mengatakan ‘kais pagi, makan pagi.” Demikian mengikut seorang penduduk Felda Kg Sertik, Zulkifli Mohd.
Oleh kerana pembahagian tanah peneroka yang kerap tidak adil dan tidak mengikut prosedur kepada generasi kedua peneroka Felda seperti di Felda Kg Sertik, ramai generasi kedua terpaksa mencari nafkah dengan membuat kerja sambilan di ladang pekebun lain dan merantau.

“Ramai daripada kami terpaksa merantau ke bandar untuk bekerja atau berniaga,” katanya.

Untuk menampung hidup, Zulkifli, 56, terpaksa bekerja sebagai penoreh getah di ladang kawannya tetapi harga getah sekarang sudah jatuh, upah pun kurang.

Beliau bersama dua anak dan isterinya hidup melarat di rumah sewanya yang lebih mirip rumah setinggan.

“Ketika hujan lebat, air hujan mencurah turun dari bumbung rumah kami beratap zing yang bocor. Kami tadahnya dengan tong plastik.

GE13: Ex-Umno treasurer to tackle BN in Labuan

Anwar Ibrahim, however, is keeping everyone guessing over Pakatan Rakyat candidates for the Papar state seats.
PAPAR: Pakatan Rakyat confirmed today that it will field Ibrahim Menudin for the Federal Territory of Labuan parliamentary seat.
This puts to rest claims by PAS and earlier by DAP that it will be contesting the seat.
Pakatan Rakyat leader Anwar Ibrahim made the announcement in his speech at Kampung Kawang, near here today, ending speculations that had caused a rift between coalition members in Labuan.
Ibrahim was at one time a Sabah Umno treasurer. He was also a director of state-owned company Suria Capital Holdings Bhd prior to joining the opposition party.
Labuan has been a subject of rumours for some time as all three Pakatan partners – PKR, DAP and PAS – had openly made known their interest to take on the Barisan Nasional at the coming polls on May 5.
Anwar made no other announcement as to candidates in Sabah.
Many had expected him to also announce Pakatan candidates for the seats around Papar areas, which had also been subject of interest from component party members.
“Please wait [for the announcement]. We will make it in one announcement later…” he said, without giving any indication to when it will be.
But many within PKR had claimed that Anwar could be announcing the list as early as tomorrow where he is scheduled to appear at a party function early morning.
Anwar’s reluctance
According to insiders, keen tussles among aspiring candidates are still taking place especially within Sabah PKR which has non-party members – Wilfred Bumburing-led APS and Lajim Ukin helmed PPS – as its strong allies.

GUESS WHO'S THE THIEF? Stealing the elections - Act One

Even before the dust has set on the fixing of the polling date, the Barisan Nasional (BN) had already begun the hijacking of the elections. With the apparent connivance of the Election Commission (EC) – the pit bull ensuring BN’s electoral victory for the past 12 general elections – they have imposed a 10-minute slot for Pakatan Rakyat (PR) parties to explain their polls manifesto over the official media.
GUESS WHO'S THE THIEF?  Stealing the elections - Act OneAccording to Rais Yatim, the Information, Communications and Culture caretaker minister, the short time offered to PR will be more than enough to showcase their pledges.
Although an attempt has been made by the EC at damage control over the government’s ludicrous but at the same time deadly serious intent – it has explained that the opposition had misunderstood the offer which was intended to be serial and not one-time – the objective of the government is clear.
This is to use its monopoly of the official (and much of the unofficial print) media to ensure a BN election victory by seeing to it that the public – especially rural and Malay voters – will hear only the good side and promises of the BN and to downplay, ignore or demonize the PR side.
Quite rightly, the PR has snubbed the offer in response, calling it a “joke” and a mockery of press freedom.
Media manipulation
In fact, media manipulation has been one of the cornerstones of the BN’s remarkable record of cheating and trickery in the elections over the past 50 years. So it is not surprising that the BN and its partner in electoral crime, the EC, will want the racket to continue.
And it will continue until the strongest possible stand is made against it.

GE13: ‘Najib scared of Taib and Mahathir’

Sarawak PKR is expecting to contest in 12 or 14 parliamentary seats and has already announced most of its candidates.
KUCHING: Prime Minister Naib Tun Razak is too afraid of Sarawak Chief Minister Taib Mahmud to force the Malaysian Anti-Corruption Commission’s (MACC) to investigate Taib and other corrupt leaders in the Barisan Nasional, said PKR de facto leader Anwar Ibrahim here.
“MACC would not dare to touch Taib. This is because Najib is scared of Taib…
“Najib is not only scared of Taib but also scared of Mahathir Mohamad,” Anwar said when addressing some 500 people at Siburan yesterday.
Anwar was alluding to the Global Witness video implicating Taib in power abuse over land matters.
Anwar said that MACC is only good at catching those “who stole ayam” (chicken) but would not dare to arrest leaders who grabbed people’s land, stole timber and cheated the people and plundered the wealth of the country.
He said when Pakatan formed the next government after the general election, everyone must observe the rule of law.

Microsoft akan tamatkan Windows XP


KUALA LUMPUR - Microsoft Malaysia (Microsoft) mengingatkan pengguna bahawa ia akan secara rasminya menamatkan perkhidmatan dan sokongan Windows XP pada 8 April, 2014.
Dalam satu kenyataan hari ini, Microsoft berkata walaupun tarikh akhir itu adalah satu tahun lagi, adalah penting bagi Perusahaan Kecil dan Sederhana (PKS) dan pengguna di Malaysia untuk beralih daripada XP, satu sistem operasi 11 tahun untuk mengelakkan kelemahan dan risiko yang berpotensi mengganggu operasi perniagaan dan mengakibatkan peningkatan kos.
Ia berkata mulai 8 April, 2014, Microsoft tidak lagi akan memberikan pembaikan dan kemas kini automatik atau bantuan teknikal dalam talian untuk Windows XP.
Ini juga bermakna pengguna tidak lagi akan menerima kemas kini keselamatan yang melindungi komputer peribadi daripada virus, perisian pengintip dan lain-lain perisian perosak.
"Walaupun XP adalah salah satu sistem operasi yang paling popular dalam sejarah Microsoft, ia tidak direka untuk menghadapi cabaran hari ini, seperti peningkatan pendedahan kepada serangan siber dan permintaan untuk privasi data yang lebih tinggi, tidak seperti sistem operasi Windows 7 dan 8," kata Ketua Pegawai Pemasaran dan Operasi Microsoft Malaysia Danny Ong.
Sebagai bantuan kepada PKS, Microsoft mengumumkan laman web Windows Upgrade Centre,  http://www.microsoft.com/malaysia/xp-eos, di mana PKS boleh mendapat maklumat mengenai isu ini, dan belajar daripada penganalisis dan lain-lain pengguna di negara ini. - Bernama

PRU13: Titik perubahan sebenar

Kehangatan gelombang PRU13 (Pilihan Raya Umum ke-13) hampir dirasai di seluruh lapisan masyarakat, yang kecil mahupun yang besar, yang tua dan muda, yang tahu dan tidak tahu, atau yang baru atau lama. Untuk mereka yang lahir pada tahun 1991 dan 1992, fatrah ini barangkali sangat istimewa, pertama kali mengundi dan mungkin pertama kali menukar kerajaan sedia ada. Gelombang PRU13 ternyata telah banyak menghasilkan kesan yang sangat baik. Daripada sikap tidak peduli kepada peduli, tidak tahu kepada tahu, begitu juga sikap boikot pilihan raya kepada berfikir semula untuk mendaftar sebagai pengundi. Di mana-mana pihak, mahupun di sebelah kerajaan yang pernah memerintah kerana khuatir akan kalah buat kali pertama, atau pihak pembangkang selama ini sebagai ejen kemenangan untuk menaiki takhta kerajaan, masing-masing sedang digasak hebat dengan gelombang PRU13 yang sebarannya melangkaui umur dan batas tempat.

Simulasi PRU13 boleh dicatur dengan menilai, mengkaji, dan menganalisa corak gelombang ini. Gelombang yang tiada siapa boleh sekat dan tiada siapa yang mampu mengawalnya. Kecanggihan teknologi dan maklumat, media sosial yang bebas terbuka, juga suasana dan mood rakyat yang lewat ini, seperti cenderung untuk menggalas konsep sebenar demokrasi yang selama ini dirosakkan dengan ideologi-ideologi simpang. Maka, PRU13 boleh diperhati corak yang dibentuk kerana ia (walaupun tidak tepat) merupakan kelogikan yang boleh diterima. Apabila gelombang ini semakin disahut, disebut dan disambung-sambung, ini menandakan bahawa masa depan untuk sesebuah parti yang digagas gelombang ini cerah dan perlu bersiap dia menggalas masa depan yang lebih berat. Kemenangan itu suatu pintu baru kepada sebuah kehidupan.

PRU13: Warna dakwat kekal rahsia, tak boleh demo - SPR..!!! Tapi Undi Awal 5 hari sebelum undi biasa..dakwat kekal tahan 3 hari jerk..???

Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR) menolak permintaan BERSIH supaya dibuat demonstrasi mengenai berapa lama dakwat kekal yang akan digunakan dalam pengundian awal, boleh tahan kerana warna dakwat itu adalah rahsia.

NONE"Kami tidak boleh tunjuk kepada orang ramai kerana warna dakwat
kekal itu rahsia," kata Pengerusi SPR, Tan Sri Abdul Aziz Mohd Yusof (kiri dalam gambar).
Bagaimanapun, SPR dan syarikat (pembekal) telah menguji dakwat itu banyak kali, katanya, menolak permintaan BERSIH supaya diadakan demonstrasi awam berhubung penggunaan dakwat kekal itu.

Semalam, Pengerusi bersama BERSIH, Datuk S Ambiga menggesa SPR membuat demonstasi mengenai berapa lama dakwat kekal yang digunakan dalam pengundian awal boleh bertahan, kerana ia menerima maklumat bahawa dakwat itu tidak akan tahan melebihi lima hari.

PRU13: SOSMA hanya digunakan jika keselamatan negara terancam - Polis..!!! Adakah Piliharaya mengancam keselamatan atau kuasa UMNO@BN..???

KUALA LUMPUR, 12 April — Polis hari ini menegaskan Akta Kesalahan Keselamatan (Langkah-langkah  Khas) 2012 (Sosma) tidak akan disalahgunakan pada  pilihan raya umum ke-13 (PRU-13), 5 Mei ini.
Penolong Ketua Urusetia Ketua Polis Negara (Perhubungan Awam) ACP Ramli Mohamed Yoosuf berkata akta baharu itu hanya akan digunakan untuk memastikan tiada pihak cuba mengancam keselamatan negara sepanjang tempoh berkempen pada PRU13.
“Penggunaan Sosma adalah mengikut keperluan bagi menjamin kelancaran proses pilihan raya umum, dan hakikatnya polis cuba menjalankan tanggungjawab supaya  proses demokrasi itu tidak diganggu,” katanya pada taklimat PRU-13, di sini hari ini.
Beliau berkata demikian bagi mengulas kenyataan Naib Presiden Parti Keadilan Rakyat, R.Sivarasa dalam sebuah laman portal berita baru-baru ini yang mempertikaikan penggunaan Sosma semasa PRU-13 kerana dikhuatiri akan disalahguna.
Ramli menegaskan Sosma akan hanya digunakan jika keselamatan benar-benar terancam dan menggugat ketenteraman awam.
Katanya jika kempen berjalan seperti biasa, maka polis tidak akan menggunakan akta tersebut, dan akan menyiasat segala kes mengikut undang-undang yang sedia ada dalam Kanun Keseksaan. — Bernama

PRU13: Kadang-kadang kenyataan Mahathir terlebih

PUTRAJAYA: Naib Presiden PAS, Datuk Husam Musa menyifatkan bekas Perdana Menteri, Tun Mahathir Mohamad seolah-olah seperti Nabi apabila boleh tahu perkara yang hendak berlaku pada masa depan.

Husam berkata demikian mengulas kenyataan Tun Mahathir di dalam blognya yang mengatakan akan berlaku konfrantasi kaum sekiranya Lim kit Siang menang di Gelang Patah.

Apabila diajukan soalan, Husam agak terkejut dengan kenyataan Mahathir itu dan berhasrat untuk berjumpa dengannya nanti.

"Tun Mahathir kata macam tu? Nanti saya hendak jumpa dia sebab saya datang tempat dia ni, nanti saya bincang dengan dia.

"Kalau boleh saya datang hendak jumpa Tun Mahathir dan minum kopi dengan dia semasa saya di sini. Tun ada Yayasan Perdana," katanya dalam sidang medianya di sini hari ini.

Ulasan Buku 'Bicara Ini Demi Ilahi' Oleh Pengurus Besar Grup Buku Karangkraf

Inside Story- Subsidies versus social welfare

Guantanamo inmates on mass hunger strike

Jemaah Gangster

GE13: Malaysian opposition challenges 56-year rule

PRU13: Pesanan Ustaz Don Daniyal sempena Pilihanraya

PRU13: 10 NGO Islam Gesa Rakyat Tolak Politik Lucah, Samseng Dan Rasuah


politik lucah 01SHAH ALAM, 12 APRIL : 10 Badan Bukan Kerajaan (NGO) Islam utama negara ini menggesa rakyat menolak sama sekali amalan politik lucah yang cuba dijadikan sebagai alat untuk mencari populariti politik dalam jangka pendek.
Dalam kenyataan media bersama itu NGO-NGO Islam memandang berat perbuatan mencipta video lucah, mempertontonkan bahan-bahan tersebut serta melakukan pertuduhan zina ke atas seseorang sewenang-wenangnya di khalayak ramai.
“Umat Islam perlu mengelakkan implikasi ini dengan menolak amalan politik keji ini serta tidak bersubahat mengembangkan mana-mana dakyah berkaitan dalam mana-mana saluran media,” kata kenyataan media bersama itu.
NGO-NGO Islam itu juga menyatakan pendirian agar umat Islam di negara ini rakyat menolak budaya politik fitnah dalam amalan demokrasi di negara ini.

PRU13: Debat politik Anwar-Najib bermanfaat untuk rakyat...tapi BERANIKAH Najib...???


KUALA LUMPUR: Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (Mapim) kecewa kerana budaya fitnah dan manipulasi media dibuka seluas-luasnya tetapi debat yang lebih bertamadun dan bermaruah pula diketepikan.
“Apakah ini menandakan bahawa politik Malaysia lebih bersifat fitnah dan serangan peribadi?

“Kenapa ahli politik BN memandang serong kepada debat, dialog dan forum yang sihat?” ujar presidennya, Mohd Azmi Abdul Hamid dalam kenyataan kepada Harakahdaily.

Justeru, katanya Mapim berpendirian sudah sampai masanya debat yang ditunggu-tunggu oleh rakyat antara Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Najib Razak dilaksanakan.


“Salah satu dari reformasi politik yang akan meningkatkan kematangan demokrasi di negara ini ialah debat terbuka antara pihak yang menyertai politik pilihanraya,” katanya lagi.

PRU13: Dr M ancaman kepada pembentukan ‘Bangsa Malaysia’ dalam Wawasan 2010, kata Kit Siang

KUALA LUMPUR, 12 April — Kenyataan-kenyataan yang dikeluarkan Tun Dr Mahathir Mohamad adalah ancaman kepada pembentukan “Bangsa Malaysia” dalam Wawasan 2020, dan pembentukan negara bangsa Malaysia, kata Lim Kit Siang.
Penasihat DAP itu menegaskan, kenyataan terbaru bekas perdana menteri itu dalam blog Chedet.cc miliknya semalam jelas membuktikan beliau tidak pernah meninggalkan arena politik, sebaliknya kini beliau merupakan individu yang “paling ditakuti” dalam Umno dan Barisan Nasional (BN).
“Amat menyedihkan dan tragik apabila ‘kebangkitan kedua’ Dr Mahathir dalam koridor kuasa Umno dan Barisan Nasional (BN) dengan pengaruh yang buruk dan amat merosakkan bagi politik Malaysia dan pembinaan negara bangsa,” kata Kit Siang dalam satu kenyataan hari ini.

ACID TEST FOR NAJIB: Charge Dr M for sedition over Gelang Patahn warning if serious about CHANGE!

Should not the authorities and guardians of the nation's security and peace haul up former premier Tun Dr. Mahathir for his incessant intimidation and threats as well as predictions of racial uprisings?
ACID TEST FOR NAJIB: Charge Dr M for sedition over Gelang Patahn warning if serious about CHANGE!Should not the global fraternity of peace-loving leaders and citizenry condemn such individuals of high office who promote divisiveness amongst its citizenry and threaten with racial clashes instead of bridging the divides created by ill-conceived administration of bygone times?
Tun Dr. Mahathir Mohamad in his latest postings on his personal blog, the very man who lorded over the nation for 22 years is now unashamedly making extremely intimidating statements hinting of race riots in the event the Opposition political party wins in Johor on the ticket of the DAP veteran politician, Lim Kit Siang.
If an ordinary working class citizen were to utter such words it would be tantamount to treason and reason enough to be arrested by the ever so vigilant guardians of the law.
But for an ex-premier to pit citizens against citizens and monger fear of uprisings is not only totally uncalled for but should be condemned outright even by the very political party that he belongs to.
To threaten that the Malays will clash with the Chinese if Saudara Lim wins, goes against the very grain of national aspiration and society's right and duty in ensuring peace and progress. It shatters the very foundations of justice, peace, harmony and co-existence that is enshrined in any decent democracy.
Let's not condone evil

PRU13: Calon PAS sedia berdebat isu masa depan OKU


KUALA LUMPUR: “Atas dasar keprihatinan itulah saya merasa terpanggil untuk menawarkan diri berbincang, berbahas dan berdialog antara saya selaku calon PAS di Parlimen Titiwangsa, Mohammad Faizal mewakili OKU Bangkit serta calon Umno khususnya di Parlimen Titiwangsa,” ujar Ahmad Zamri Asa’ad Khuzaimi.
Bahkan calon PAS P119 Parlimen Titiwangsa pada PRU13 itu bersedia untuk bertemu dan bersemuka dengan mana-mana pemimpin Umno bersama Mohammad Faizal Che Yusof bagi membuktikan masa depan orang kelainan upaya (OKU) bersama PR lebih terjamin berbanding kehidupan mereka selama ini di bawah BN.

Berikut kenyataan penuh beliau.

1. Susulan daripada berita yang disiarkan oleh media melalui akhbar The Sun yang bertajuk “The disabled want debate on their rights” pada hari semalam oleh Mohammad Faizal Che Yusof yang mencadangkan suatu debat dilakukan antara calon Pakatan Rakyat bersama calon Barisan Nasional mengenai nasib dan masa depan Orang Kelainan Upaya (OKU).

2. Saya terpanggil untuk mengulas kenyataan Mohammad Faizal Che Yusof itu. Beliau mengemukakan keluhan bagaimana layanan dan nasib yang diterima oleh OKU di seluruh negara di bawah pemerintahan Barisan Nasional selama ini. Lebih-lebih lagi keadaan yang mendesak ketika ini, dalam keadaan kos sara hidup yang meningkat, masalah pengangguran, ekonomi yang menjerat rakyat, kadar kemiskinan terutama di kawasan bandar semakin meningkat, adalah wajar OKU membangkitkan kebimbangan mereka apatah lagi menjelang pilihan raya umum ke 13. Dianggarkan seramai 2.8 juta atau 10% rakyat Malaysia yang mengalami OKU pelbagai kategori. Sama ada Pakatan Rakyat mahupun Barisan Nasional, mampukah mana-mana pemenang PRU ke 13 kelak membela nasib dan mengangkat martabat OKU, ia perlu diketahui dan diperjelaskan terhadap seluruh rakyat.

PRU13: Najib ‘pak turut’ Mahathir punca politik perkauman Umno menjadi-jadi - Anwar

pasar siburan, bt 17 (12)KUCHING 12 APRIL: Najib Razak yang takut untuk menegur perlakuan Tun Dr Mahathir Mohamad dan sering mengikut telunjuk mantan Perdana Menteri itu menyebabkan politik perkauman Umno BN kian menjadi-jadi, kata Datuk Seri Anwar Ibrahim.
“Najib sebagai PM, dengan Mahathir pun takut, tak berani tegur. Sebagai ketua negara, dia mesti hormati setiap rakyat.
“India (di negara ini) tidak sampai 10 peratus tetapi kita tak boleh hina, orang Melayu sebagai majoriti pun kena saling menghormati.
“Macam mana negara nak aman, kalau ketua negara tak reti nak hormat rakyat? Selepas 55 tahun merdeka, rakyat masih ditanya “kamu warganegara mana? Kalau tak setuju baliklah negara kamu”, pemimpin apa ini?” tempelak Anwar di atas tingkah laku pemimpin Umno.
Beliau berkata demikian pada ceramah Jelajah Pakatan Harapan Rakyat di Pasar Siburan, Batu 17, Jalan Kucing-Serian, Mambong, malam tadi.

Husam menang saman NST


KUALA LUMPUR: Naib Presiden PAS, Datuk Husam Musa menang dalam samannya terhadap akhbar The New Straits Times, dalam satu keputusan yang dibuat hakim Mahkamah Tinggi Sivil Kuala Lumpur sebentar tadi.

Hakim Datuk Su Geok Yiam membenarkan tuntutan Husam dengan mengarahkan pihak NST membayar gantirugi terhadap Husam yang ditohmah terbabit dalam penyelewengan dan salah guna kuasa di Kelantan.

Peguam yang mewakili Husam, Md Yunos Shariff berkata, pihak mahkamah menetapkan tarikh 17 Mei depan untuk membincangkan pengurusan kes dan segala aspek berkaitan gantirugi.

PRU13: Dr Mahathir sedang usaha hancurkan negara - Salahudin


KUALA LUMPUR- Saranan Tun Dr Mahathir Mohamad bahawa akan berlaku konfrantasi kaum jika Lim Kit Siang menang di Gelang Patah boleh menghancurkan negara ini, kata Naib Presiden PAS, Salahuddin Ayub.
"Jika hancur negara ini kerana tercetusnya konfrontasi kaum akibat hasutan secara tidak langsungnya itu, Dr Mahathirlah yang bertanggungjawab.
"Kalau berulang lagi rusuhan kaum 13 Mei 1969, Dr Mahathirlah pencetusnya," tegas beliau.
Bagi Salahuddin, bekas Presiden Umno itu amat jelas anti-perpaduan dan sangat tidak bertanggungjawab apabila mendakwa kononnya konfrontasi kaum akan menggantikan kerjasama Melayu Cina di negara ini jika Lim Kit Siang menang di Gelang Patah.
Malah, katanya lagi, semakin terbukti dengan amat jelas kepada rakyat bahawa perbuatan mengapi-apikan kebencian antara kaum adalah satu-satunya senjata Umno untuk menghadapi kebangkitan rakyat dalam dalam Pilihan Raya Umum Ke-13 ini.
Menulis dalam blognya, Perdana Menteri keempat itu berkata, "Apabila Kit Siang memutuskan untuk bertanding kerusi majoriti Cina di Gelang Patah, ia adalah disebabkan beliau mahu orang-orang Cina di situ dan di Johor menolak untuk berkerjasama dan berkongsi dengan orang-orang Melayu.
"Konfrontasi kaum yang tidak sihat akan menggantikan kerjasama Cina-Melayu yang menyebabkan Malaysia stabil dan makmur. Kerjasama itu akan berakhir jika Kit Siang menang di Gelang Patah".
Salahuddin menyifatkan tulisan Dr Mahathir itu secara tidak langsung menghasut supaya dicetuskan konfrontasi antara kaum jika Kit Siang menang.

PRU13: Serangan peribadi terhadap pemimpin Pakatan politik murahan UMNO@BN - KPRU

Badan Pemikir Kajian Politik untuk Perubahan (KPRU) menggesa Barisan Nasional (BN) menghentikan serangan peribadi ke atas pemimpin-pemimpin Pakatan Rakyat (Pakatan) serta menghormati Ikrar Integriti Pilihanraya yang telah ditandatangani oleh Pengerusi BN Datuk Seri Najib Tun Razak.
Malaysia dijangkiti dengan demam pilihanraya sejak tahun 2011 akan tetapi, demam pilihanraya kian melarat terutamanya pada awal tahun ini sehingga ke hari – hari sebelum hari mengundi. Konsep integriti telah hilang dari pandangan mata BN.
Serangan peribadi telah dilancarkan ke atas pemimpin-pemimpin Pakatan. Tiada yang terkecuali daripada serangan bertubi-tubi ini. Antara pemimpin Pakatan yang jatuh mangsa kepada serangan peribadi termasuklah; Ketua Pembangkang Datuk Seri Anwar Ibrahim, Presiden KEADILAN, Datuk Seri Dr Wan Azizah Ismail, calon kerusi parlimen Lembah Pantai, Nurul Izzah hingga ke bekas Adun Seri Setia Nik Nazmi Nik Ahmad, calon kerusi parlimen Pandan Rafizi Ramli, calon kerusi parlimen Batu Tian Chua, Ketua Menteri Pulau Pinang Lim Guan Eng, Setiausaha Agong PAS Mustapha Ali, dan Mursyidul Am PAS, Nik Aziz Nik Mat.

PRU13: NGO Islam seru tolak budaya politik lucah yang jadi amalan UMNO@BN....

KUALA LUMPUR: Pertubuhan-pertubuhan Bukan Kerajaan (NGO) Islam utama di Malaysia menolak keras amalan politik lucah sebagai kempen Pilihan Raya Umum Ke-13 (PRU 13).

Perkara tersebut termasuk dalam empat saranan utama kepada umat Islam bagi menghadapi PRU 13 secara bersih dan beretika.

Selain politik lucah, gabungan tersebut turut menyeru mana-mana parti politik dan masyarakat menolak budaya politik fitnah, amalan politik samseng dan amalan politik rasuah dan peras ugut.

Menurut Presiden Angkatan Belia Islam Malaysia (Abim), Amidi Abdul Manan PRU kali ini bakal menyaksikan persaingan sengit di antara parti-parti politik yang bertanding sehingga menimbulkan kempen yang tidak sewajarnya.

"Kami menggesa umat Islam untuk menolak sama sekali amalan politik lucah yang cuba dijadikan alat untuk mendulang populariti siyasi dalam jangka pendek.

PRU13: Tema manifesto UMNO@BN digunakan dalam khutbah Jumaat hari ini yang disediakan oleh JAKIM.

Khutbah berkenaan turut mengingatkan jemaah agar pemimpin yang tidak menepati janji akan menyebabkan rakyatnya menderita serta mencetuskan kebencian dan rasa marah. - Gambar failKUALA LUMPUR, 12 April — Masyarakat Islam di negara ini diseru supaya bersyukur dengan pemerintah negara ini dalam khutbah Jumaat hari ini yang turut menggunakan tajuk manifesto Barisan Nasional (BN) sebagai intipati khutbah.
Khutbah yang disediakan oleh Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) itu bertajuk “Menepati Janji, Membawa Harapan” yang merupakan tema kepada manifesto BN yang dilancarkan Pengerusi BN Datuk Ser Najib Razak minggu lalu.
Dalam khutbah tersebut yang juga boleh di muat turun di laman web rasmi JAKIM itu tidak menyatakan secara terperinci mana-mana parti politik.
Berdasarkan tema tersebut, khutbah yang dibaca di setiap masjid sebelum solat Jumaat hari ini berkata bukti seorang pemimpin yang sempurna adalah melalui pelunasan janji yang dibuatnya.
“Yakinlah bahawa menepati janji dan berkata benar merupakan bukti kesempurnaan dan keadilan seseorang pemimpin  itu kerana bukan semua pemimpin mampu mengotakannya dan hanya pemimpin yang bertanggungjawab serta sayangkan rakyatnya sahaja mampu menunaikan janjinya,” kata khutbah berkenaan.
Selain itu, khutbah berkenaan turut mengingatkan jemaah agar pemimpin yang tidak menepati janji akan menyebabkan rakyatnya menderita serta mencetuskan kebencian dan rasa marah.
“Meremehkan janji atau sengaja untuk tidak menepati apa diucapkan adalah suatu dosa besar yang pasti menyebabkan kebencian dan kemarahan.

PRU13: Gangguan air di Ampang, taktik kotor BN melalui Syabas? Dulu PAM rosak...sekarang PAIP pecah...!!!

Lebih 65,000 penduduk di Ampang dan Gombak terputus bekalan air sejak semalam dan dijangka berlarutan selama lima hari.
PETALING JAYA: Ahli Parlimen Ampang Zuraida Kamaruddin merasa sangsi dan mempersoal adakah permasalahan air di kawasannya  (Ampang) dan Gombak benar-benar berlaku atau sengaja dirancang sebegitu.
Beliau berharap masalah air ini bukanlah satu taktik kotor Umno-Barisan Nasional (BN) dengan dibantu Syarikat bekalan Air Selangor  (Syabas) untuk memburuk-burukkan kerajaan negeri Selangor dengan memainkan isu air di dua kawasan ini.
Zuraida yang juga ketua wanita PKR berkata, sekali lagi kawasan Ampang dan Gombak telah dilanda krisis air sejak lebih 24 jam yang  lalu berikutan paip pecah di kawasan Batu Caves seperti yang dilaporkan oleh Syabas semalam.
“Berikutan itu, lebih 65,000 penduduk di kedua-dua kawasan ini terputus bekalan air dan dijangka berlarutan selama lima hari,” katanya  dalam satu kenyataan media hari ini.

PRU13: Polis tidak akan salahguna Sosma...??

Mustafa's lawyer: Sex video pure slander by Umno

GE13: Jom Balik Undi Campaign in Singapore

Anwar Ibrahim: Yes, I Am Optimistic About The Outcome

GE13: Lets Ubah-VIDIYAL

GE13 SABOTAGE: We don't suspect anyone but Umno - Mustafa denies SEX VIDEO

GE13 SABOTAGE: We don't suspect anyone but Umno - Mustafa denies SEX VIDEOPKR leaders slammed Umno for springing on the Malaysian public the latest sex video conspiracy "with a twist", involving a senior PAS leader and an unknown woman, while at the same time putting the blame on PKR.
"It has all the trademarks of the Umno-backed bloggers and to even imply that it is done by PKR shows how low the standard of understanding and political maturity among the very people whom Umno has given full support to create the slanders," Rafizi Ramli, the PKR strategy director told Malaysia Chronicle.
Meanwhile, the alleged PAS leader Mustafa Ali has denied being the man in the video and has appointed a lawyer to look into the accusations.
“This is a pure slander campaign by Umno. We do not suspect anyone else but the work of Umno. My client denies it. The video suddenly appeared,” his lawyer Asmuni Awi told the press.
Aimed to derail the Opposition's election machinery

His views were echoed by PKR vice president Chua Jui Meng, now in the midst of a red-hot campaign to wrest the Segamat seat in Johor from the BN.
"This is obviously a diabolical plot to get PAS grassroots upset and angry with PKR members. I am sure Umno is aware nobody believes in their outrageous videos but they want to create sour feeling amongst the Opposition members. And this is the time when our grassroots need to work together to get our election machinery running smoothly," Jui Meng told Malaysia Chronicle.
"This is another evil blow by Umno but I am very confident we will overcome. In fact, I expect that once the PAS and PKR grassroots realize the the truth they will get so angry they will double their efforts and work all the harder to topple Umno-BN."
Deluging the country with sex videos ahead of May 5 polls
The video showing the alleged PAS leader and the woman in what appears to be a hotel room first surfaced in several Umno blogs on Thursday.
Indeed, Umno blogger PapaGomo has been leading the charge, claiming that PKR paid the woman to entrap the PAS leader so as to gain an edge over the Islamic party during the ongoing Pakatan Rakyat negotiations for seats amongst PKR, PAS and DAP.

PRU13: Polis siasat cakera padat lucah, tiada tangkapan dibuat seperti dakwaan blog pro-umno

Polis akan menyiasat cakera padat lucah seorang pemimpin pembangkang, yang telah dipaparkan di laman sosial. 

KUALA LUMPUR: Polis dijangka bekerjasama dengan Suruhanjaya Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM) berhubung dakwaan  cakera video digital (DVD) dan gambar lucah yang dikaitkan dengan pemimpin politik dari Terengganu kerana bahan itu turut dipaparkan  di laman sosial.
Penolong Ketua Urusetia Ketua Polis Negara (Perhubungan Awam) ACP Ramli Mohamed Yoosuf berkata sampul surat mengandungi DVD  dan gambar lucah yang diletakkan di hadapan beberapa buah rumah di Kampung Alor Lintang di Terengganu telah diteliti dan siasatan  sedang dijalankan mengikut Seksyen 292 (a) Kanun Keseksaan.
“Kita terima laporan daripada orang awam yang menemui sampul surat di hadapan rumah mereka sebelum memeriksa isi kandungannya  dan mendapati terdapat sekeping DVD serta sekeping gambar lucah yang diletakkan di hadapan pagar rumah mereka.
“DVD dan gambar lucah yang diambil daripada visual dalam cakera padat berkenaan telah dibawa ke Ibu Pejabat Polis Daerah Besut,  Terengganu untuk siasatan lanjut,” katanya pada taklimat pilihan raya umum ke-13 (PRU13) di Bukit Aman di sini hari ini.

PRU13: Tangkapan politik jika SOSMA diguna semasa PRU – Suaram

KUALA LUMPUR 12 Apr:  Akta Kesalahan Keselamatan (Langkah-langkah Khas) SOSMA boleh menyebabkan polis melakukan tangkapan bermotif politik ketika pilihan raya umum ini, kata Penyelaras Suara Rakyat Malaysia (Suaram), Syukri Razab.
Katanya, akta konservatif itu tidak diperlukan kerana sudah wujud undang-undang salah laku berkaitan pilihan raya seperti Akta Kesalahan Pilihan Raya.
“Polis dilihat cuba mengambil jalan mudah menggunakan SOSMA bagi menakut-nakutkan orang ramai memandangkan akta tersebut memberi kuasa besar membuat tangkapan.
“SOSMA memberi peruntukan yang sama seperti ISA iaitu polis boleh menahan sesorang hanya berdasarkan syak wasangka bahawa sesorang itu terlibat  dengan kesalahan keselamatan,” kata Syukri.
Berdasarkan kes sebelum ini, katanya, terdapat bukti polis melakukan tangkapan tanpa bukti seperti berlaku ke atas Yazid Sufaat, Hilmi Hasim dan Halimah Hussein, Februari lalu.

PRU13: 15 peratus calon wanita KEADILAN dari sayap Srikandi

KUALA LUMPUR 12 APRIL: Separuh daripada 30 peratus wanita KEADILAN yang dicalonkan untuk bertanding dalam Pilihan Raya Umum ke-13 terdiri daripada sayap Srikandi.
Ketua Srikandi, Siti Aishah Shaik Ismail berkata, peratusan itu juga membabitkan wanita daripada semua kaum.
Siti Aishah (tengah) bersama rombongan Srikandi ke Sabah Februari lalu.
Siti Aishah (tengah) bersama rombongan Srikandi ke Sabah Februari lalu.
“Setakat ini, saya difahamkan ada calon Srikandi berbangsa India dan Cina. Ini bagi menguatkan sokongan rakyat kepada KEADILAN pada PRU nanti.
“Namun, semua nama yang dicalonkan itu masih dalam rundingan parti,” katanya kepada Keadilan Daily.

Syed Hamid sah tidak bertanding PRU13

Tinjauan : PR Menang 215 Kerusi Parlimen - BULETIN 13

Khalid Yakin 45 Dun Dalam Tangan - BULETIN 13

PRU13: Kempen Jom Balik Undi

PAS VP: Sex video fake, distributing it against Islam

Anwar Ibrahim: Pengumuman Calon Parlimen PKR Sarawak

PRU13: 'Risiko tinggi, pulangan tinggi' buat Husam di P'jaya

PRU13: Murnie Hidayah - 5 Tahun YB Paya Besar Buat Apa?

"What Are the Three Key Issues That Will Determine the Outcome of the 13th General Election"

GE13 101: What is a Caretaker Government?

GE13 101: The importance of election observers

Anwar Ibrahim: MACC Must Be Independent & Has Authority To

TERKINI PRU13: SENARAI CALON PARLIMEN PAKATAN RAKYAT (Dikemaskini 12 Apr 2013 - 2 petang)

Sidang Media DS Anwar di Kuching Sarawak Pagi ini

Perlis Indera Kayangan (3 kerusi)

P 001 - Padang Besar - Azamhari Mahmood (PAS)
P 002 - Kangar - Dr Juanda Jaya (KEADILAN - belum diumumkan) atau Baharuddin Ahmad (PAS) - belum diputuskan
P 003 - Arau - Tuan Guru Haron Din (PAS)

Kedah Darul Aman (15 kerusi)

P 004 - Langkawi - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 005 - Jerlun - (PAS - belum diperolehi)
P 006 - Kubang Pasu - (PAS - belum diperolehi)
P 007 - Padang Terap - Mohd Nasir Zakaria (PAS - penyandang)
P 008 - Pokok Sena - Mahfuz Omar (PAS - penyandang)
P 009 - Alor Setar - Gooi Hsiau Leung (KEADILAN)
P 010 - Kuala Kedah - Dr Azman Ismail (KEADILAN)
P 011 - Pendang - Mohamad Sabu (PAS)
P 012 - Jerai - Mohd Firdaus Jaafar (PAS - penyandang)
P 013 - Sik - (PAS - belum diperolehi)
P 014 - Merbok - Nor Azrina Surip (KEADILAN)
P 015 - Sungai Petani - Johari Abdul (KEADILAN - penyandang)
P 016 - Baling - Brig Jen (B) Mohd Najmi Ahmad (PAS)
P 017 - Padang Serai - N Surendran (KEADILAN)
P 018 - Kulim-Bandar Baharu - Saifuddin Nasution Ismail (KEADILAN - bertukar dari parlimen Machang)

Kelantan Darul Naim (14 kerusi)

P 019 - Tumpat - Kamaruddin Jaffar (PAS - penyandang)
P 020 - Pengkalan Chepa - (PAS - belum diperolehi)
P 021 - Kota Bharu - Takiyuddin Hassan (PAS - bertukar dari DUN Bunut Payong - belum disahkan)
P 022 - Pasir Mas - Siti Zailah Mohd Yusof (PAS - bertukar dari parlimen Rantau Panjang - belum disahkan)
P 023 - Rantau Panjang - Abdul Fatah Haron (PAS - bertukar dari DUN Bukit Tuku - belum disahkan)
P 024 - Kubang Kerian - Mumtaz Md Nawi (PAS)
P 025 - Bachok - Ariffin Mahmod (PAS)
P 026 - Ketereh - Ab Aziz Abdul Kadir (KEADILAN - penyandang - belum diumumkan)
P 027 - Tanah Merah - Nik Mahmood Nik Hassan (KEADILAN - belum disahkan)
P 028 - Pasir Puteh - (PAS - belum diperolehi)
P 029 - Machang - Dr Wan Zawawi Wan Ismail (KEADILAN - belum diumumkan)
P 030 - Jeli - Abdullah Yaacob (PAS - bertukar dari DUN Air Lanas - belum disahkan)
P 031 - Kuala Krai - Dr Mohd Hatta Ramli (PAS - penyandang)
P 032 - Gua Musang - (PAS - belum diperolehi)

Terengganu Darul Iman (8 kerusi)

P 033 - Besut - (PAS - belum diperolehi)
P 034 - Setiu - (PAS - belum diperolehi)
P 035 - Kuala Nerus - Dr Khairuddin At-Takiri (PAS)
P 036 - Kuala Terengganu - Raja Kamarul Bahrin Shah Raja Ahmad (PAS)
P 037 - Marang - Tuan Guru Abdul Hadi Awang (PAS - penyandang)
P 038 - Hulu Terengganu - (PAS - belum diperolehi)
P 039 - Dungun - Wan Hassan Mohd Ramli (PAS)
P 040 - Kemaman - Kamaruddin Chik (KEADILAN)

Pulau Pinang Pulau Mutiara (11 kerusi)

P 041 - Kepala Batas - Afnan Hamimi Taib Azamudden (PAS)
P 042 - Tasek Gelugor - Abdul Rahman Maidin (PAS - belum disahkan)
P 043 - Bagan - Lim Guan Eng (DAP - penyandang)
P 044 - Permatang Pauh - Anwar Ibrahim (KEADILAN - penyandang)
P 045 - Bukit Mertajam - Chong Eng (DAP - penyandang)
P 046 - Batu Kawan - Dr P Ramasany (DAP - penyandang)
P 047 - Nibong Tebal - Dr Mansor Othman (bertukar dari DUN Penanti)
P 048 - Bukit Bendera - Zairil Khir Johari (DAP - belum disahkan)
P 049 - Tanjong - Chow Kon Yeow (DAP - penyandang - belum disahkan)
P 050 - Jelutong - Jeff Ooi Chuan Aun (DAP - penyandang)
P 051 - Bukit Gelugor - Karpal Singh (DAP - penyandang)
P 052 - Bayan Baru - Sim Tze Tzin (KEADILAN - bertukar dari DUN Pantai Jerejak)
P 053 - Balik Pulau - Mohamad Bakhtiar Wan Chik (KEADILAN)

Perak Darul Ridzuan (24 kerusi)

P 054 - Gerik - Norhayati Kassim (PAS - belum diumumkan)
P 055 - Lenggong - Razman Zakaria (PAS - belum disahkan)
P 056 - Larut - Fauzi Shaari (PAS)
P 057 - Parit Buntar - Dr Mujahid Yusof Rawa (PAS - penyandang)
P 058 - Bagan Serai - Dr Muhammad Nur Manuty (KEADILAN)
P 059 - Bukit Gantang - Idris Ahmad (PAS)
P 060 - Taiping - Nga Kor Ming (DAP - penyandang)
P 061 - Padang Rengas - Dr Meor Ahmad Isharra Ishak (KEADILAN)
P 062 - Sungai Siput - Dr Michael Jeyakumar (PSM - penyandang)
P 063 - Tambun - Siti Aishah Shaik Ismail (KEADILAN - belum disahkan)
P 064 - Ipoh Timur - Thomas Su (bertukar dari DUN Pasir Pinji - belum disahkan)
P 065 - Ipoh Barat - Wong Kah Woh (DAP - bertukar dari DUN Taman Canning - belum disahkan)
P 066 - Batu Gajah - V Sivakumar (bertukar dari DUN Tronoh - belum disahkan)
P 067 - Kuala Kangsar - Drs Khalil Idham Lim (bertukar dari DUN Titi Serong)
P 068 - Beruas - Ngeh Koo Ham (DAP - penyandang)
P 069 - Parit - Mohamad Ismi Muhamad Taib (PAS)
P 070 - Kampar - (DAP - belum diperolehi)
P 071 - Gopeng - Dr Lee Boon Chye (KEADILAN - penyandang)
P 072 - Tapah - Kapt (B) M R Summugam (KEADILAN - belum diumumkan)
P 073 - Pasir Salak - Mustafa Kamil Ayyub (KEADILAN)
P 074 - Lumut - Laksamana Pertama (B) Imran Abdul Hamid (PAS - menggunakan lambang KEADILAN)
P 075 - Bagan Datoh - Madzi Hassan (KEADILAN)
P 076 - Teluk Intan - M Manogaran (DAP - penyandang)
P 077 - Tanjong Malim - Tan Yee Kew (KEADILAN)

Pahang Darul Makmur (14 kerusi)

P 078 - Cameron Highlands - J Appalasamy (DAP - belum disahkan)
P 079 - Lipis - (PAS - belum diperolehi)
P 080 - Raub - Mohd Ariff Sabri Abd Aziz (DAP)
P 081 - Jerantut - (PAS - belum diperolehi)
P 082 - Indera Mahkota - Fauzi Abdul Rahman (KEADILAN)
P 083 - Kuantan - Fuziah Salleh (KEADILAN - penyandang)
P 084 - Paya Besar - Murni Hidayah Anuar (KEADILAN)
P 085 - Pekan - Fariz Musa (KEADILAN) bertembung dengan Mohamad Bukhairy Sofian (GM13)
P 086 - Maran - (PAS - belum diperolehi)
P 087 - Kuala Krau - Shahril Azman (PAS - belum disahkan)
P 088 - Temerloh - Nasrudin Hassan (PAS)
P 089 - Bentong - Wong Tack (DAP)
P 090 - Bera - Zakaria Abdulhamid (KEADILAN)
P 091 - Rompin - (PAS - belum diperolehi)

Selangor Darul Ehsan (26 kerusi)

P 092 - Sabak Bernam - Dr Abdul Aziz Bari (KEADILAN)
P 093 - Sungai Besar - (PAS - belum diperolehi)
P 094 - Hulu Selangor - Khalid Jaafar (KEADILAN)
P 095 - Tanjong Karang - (PAS - belum diperolehi)
P 096 - Kuala Selangor - Dr Dzulkefly Ahmad (PAS - penyandang)
P 097 - Selayang - William Leong Jee Ken (KEADILAN - penyandang)
P 098 - Gombak - Azmin Ali (KEADILAN - penyandang)
P 099 - Ampang - Zuraida Kamaruddin (KEADILAN - penyandang)
P 100 - Pandan - Rafizi Ramli (KEADILAN)
P 101 - Hulu Langat - (PAS - belum diperolehi)
P 102 - Serdang - Teo Nie Ching (DAP - penyandang)
P 103 - Puchong - Gobind Singh Deo (DAP - penyandang)
P 104 - Kelana Jaya - Nik Nazmi Nik Ahmad (KEADILAN - bertukar dari DUN Sri Setia - belum disahkan)
P 105 - Petaling Jaya Selatan - Hee Loy Sian (KEADILAN - penyandang)
P 106 - Petaling Jaya Utara - Tony Pua Kiam Wee (DAP - penyandang)
P 107 - Subang - Sivarasa Rasiah (KEADILAN - penyandang)
P 108 - Shah Alam - Khalid Samad (PAS - penyandang)
P 109 - Kapar - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 110 - Klang - Charles Anthony Santiago (DAP - penyandang)
P 111 - Kota Raja - Dr Siti Mariah Mahmud (PAS - penyandang)
P 112 - Kuala Langat - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 113 - Sepang - (PAS - belum diperolehi)

Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan (13 kerusi)

P 114 - Kepong - (DAP - belum diperolehi)
P 115 - Batu - Tian Chua (KEADILAN - penyandang)
P 116 - Wangsa Maju - Dr Tan Kee Kwong (KEADILAN)
P 117 - Segambut - Lim Lip Eng (DAP - penyandang)
P 118 - Setiawangsa - Ibrahim Yaacob (KEADILAN)
P 119 - Titiwangsa - Ahmad Zamri Asa'ad Khuzaimi (PAS)
P 120 - Bukit Bintang - Fong Kui Lun (DAP - penyandang)
P 121 - Lembah Pantai - Nurul Izzah Anwar (KEADILAN - penyandang)
P 122 - Seputeh - Ong Kian Ming (DAP - belum disahkan)
P 123 - Cheras - Tan Kok Wai (DAP - penyandang)
P 124 - Bandar Tun Razak - Abdul Khalid Ibrahim (KEADILAN - penyandang)
P 125 - Putrajaya - Husam Musa (PAS - kekal bertanding di DUN Salor)
P 166 - Labuan - Ibrahim Menudin (KEADILAN) atau Hadnan Mohamad (PAS) - masih menunggu keputusan rasmi

Negeri Sembilan Darul Khusus (8 kerusi)

P 126 - Jelebu - Aiman Athirah Al-Jundi (PAS - belum disahkan)
P 127 - Jempol - Wan Aishah Wan Ariffin (PAS)
P 128 - Seremban - Teo Kok Seong (DAP - bertukar dari DUN Bahau)
P 129 - Kuala Pilah - Nazeri Yunus (KEADILAN - belum disahkan)
P 130 - Rasah - Anthony Loke Siew Fook (DAP - penyandang)
P 131 - Rembau - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 132 - Telok Kemang - Kamarul Baharin Abbas (KEADILAN - penyandang - belum disahkan)
P 133 - Tampin - Zakaria Khalim (PAS)

Melaka Darul Azim (6 kerusi)

P 134 - Masjid Tanah - (PAS - belum diperolehi)
P 135 - Alor Gajah - Damian Yeo Shen Li (DAP - belum disahkan)
P 136 - Tangga Batu - Rahim Ali (KEADILAN)
P 137 - Bukit Katil - Shamsul Iskandar Md Akin (KEADILAN)
P 138 - Kota Melaka - Sim Tong Him (DAP - penyandang)
P 139 - Jasin - (KEADILAN - belum diperolehi)

Johor Darul Takzim (26 kerusi)

P 140 - Segamat - Dr Chua Jui Meng (KEADILAN)
P 141 - Sekijang - Julailey Jemadi (KEADILAN)
P 142 - Labis - (DAP - belum diperolehi)
P 143 - Pagoh - (PAS - belum diperolehi)
P 144 - Ledang - Hassan Karim (KEADILAN)
P 145 - Bakri - Er Teck Hwa (DAP - penyandang)
P 146 - Muar - Nor Hizwan Ahmad (KEADILAN)
P 147 - Parit Sulong - Khairuddin Abd Rahim (PAS - belum disahkan)
P 148 - Ayer Hitam - Hu Pang Chaw (PAS - belum diumumkan)
P 149 - Sri Gading - Mohd Khuzzan Abu Bakar (KEADILAN)
P 150 - Batu Pahat - Dr Idris Jauzi (KEADILAN)
P 151 - Simpang Renggam - Suhaizan Kaiyat (PAS)
P 152 - Kluang - Liew Chin Tong (DAP - bertukar dari parlimen Bukit Bendera)
P 153 - Sembrong - Onn Abu Bakar (KEADILAN)
P 154 - Mersing - Shahar Abdullah (PAS - belum diumumkan)
P 155 - Tenggara - Salleh Farmin (PAS - belum diumumkan)
P 156 - Kota Tinggi - Onn Jaafar (PAS - belum diumumkan)
P 157 - Pengerang - Anis Afida Mohd Azli (PAS - belum disahkan)
P 158 - Tebrau - Steven Choong Siow (KEADILAN)
P 159 - Pasir Gudang - Dr Ahmad Faidi Saidi (KEADILAN)
P 160 - Johor Bharu - Jen (B) Md Hashim Hussein (KEADILAN)
P 161 - Pulai - Salahuddin Ayub (PAS - bertukar dari parlimen Kubang Kerian)
P 162 - Gelang Patah - Lim Kit Siang (DAP - bertukar dari parlimen Ipoh Timur)
P 163 - Kulai - Yeo Tung Siong (DAP - belum disahkan)
P 164 - Pontian - Dayangku Intan Tengku Abd Hamid (KEADILAN - belum disahkan)
P 165 - Tanjong Piai - Mahdzir Ibrahim (DAP)

Sabah Negeri Di Bawah Bayu (25 kerusi)

P 167 - Kudat - Musalim Tanjul atau Chong Kah Kiat (KEADILAN)
P 168 - Kota Marudu - Anthony Mandiau atau Maijol Mahap (KEADILAN)
P 169 - Kota Belud - Saidil Simoi atau Munirah Majilis (KEADILAN)
P 170 - Tuaran - Ansari Abdullah atau Wilfred Bumburing (APS-KEADILAN - penyandang, keluar BN)
P 171 - Sepanggar - Dr Chong Eng Leong (KEADILAN - belum diumumkan)
P 172 - Kota Kinabalu - Dr Hiew King Chiew (DAP - penyandang)
P 173 - Putatan - Mazhry Nasir atau Yahya Lampong (KEADILAN - belum disahkan)
P 174 - Penampang - Darell Leiking (KEADILAN - belum disahkan)
P 175 - Papar - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 176 - Kimanis - Jaafar Ismail (KEADILAN - belum disahkan)
P 177 - Beaufort - Lajim Ukin (PPPS-KEADILAN - penyandang, keluar BN)
P 178 - Sipitang - Ramli Dua (KEADILAN - belum disahkan)
P 179 - Ranau - Jonathan Yassin (KEADILAN)
P 180 - Keningau - Ahmadshah Tambakau (KEADILAN - belum disahkan)
P 181 - Tenom - Adris Taripin (KEADILAN - belum disahkan)
P 182 - Pensiangan - Dr Richard Gunting (KEADILAN - belum disahkan)
P 183 - Beluran - James Miki (KEADILAN - belum disahkan)
P 184 - Libaran - Ahmad Thamrin Jaini (KEADILAN - belum disahkan)
P 185 - Batu Sapi - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 186 - Sandakan - Steven Wong Chai You (DAP - belum disahkan)
P 187 - Kinabatangan - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 188 - Silam - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 189 - Semporna - Dr Zamree Abi (KEADILAN - belum disahkan)
P 190 - Tawau - Chan Foong Hin (DAP - belum disahkan) atau Kong Hong Ming (KEADILAN - belum disahkan)
P 191 - Kalabakan - Aminuddin Aling (PAS - belum disahkan)

Sarawak Bumi Kenyalang (31 kerusi)

P 192 - Mas Gading - (KEADILAN - belum diperolehi)
P 193 - Santubong - Zulrusdi Mohd Hol (KEADILAN )
P 194 - Petra Jaya - Ahmad Nazib Johari (KEADILAN )
P 195 - Bandar Kuching - Chong Chein Jen (DAP - penyandang, juga penyandang DUN Kota Sentosa)
P 196 - Stampin - Dr Tang Sie Hing (DAP)
P 197 - Kota Samarahan - Abang Ahmad Kerdee Abang Masagus (PAS)
P 198 - Mambong - Willie Monggin (KEADILAN)
P 199 - Serian - Edward Andrew Luak (DAP - belum disahkan)
P 200 - Batang Sadong - Dr (H) Mohd Jolhi (PAS)
P 201 - Batang Lupar - Zulkifli Abang Engkeh (KEADILAN)
P 202 - Sri Aman - Nicholas Mujah (KEADILAN)
P 203 - Lubok Antu - Nicholas Bawing Anggat (KEADILAN)
P 204 - Betong -  Cecilia Una(KEADILAN)
P 205 - Saratok - Ali Biju (KEADILAN - juga penyandang DUN Krian)
P 206 - Tanjong Manis - Jurina Mut (PAS)
P 207 - Igan - Ajiji Fauzan (PAS)
P 208 - Sarikei - Andrew Wong Lin Biu (DAP)
P 209 - Julau - Andy Wong Hong Yu (KEADILAN) atau Ambrose Jabang Lamba (PAS)
P 210 - Kanowit - Thomas Laja (KEADILAN)
P 211 - Lanang - Alice Lau Kiong Yieng (DAP)
P 212 - Sibu - Oscar Ling Chai Yew (DAP)
P 213 - Mukah - Hai Merwain (DAP) atau Nani Sahari (PAS)
P 214 - Selangau - Joshua Jabeng (KEADILAN)
P 215 - Kapit - Ramli Malaka (DAP - belum disahkan)
P 216 - Hulu Rajang - Abun Sui Anyit (KEADILAN)
P 217 - Bintulu - John Brian Anthony (DAP - belum disahkan)
P 218 - Sibuti - Mohamad Zaid @ Robby Tandang (PAS)
P 219 - Miri - Lim Su Kien (DAP)
P 220 - Baram - Ronald Engan (KEADILAN)
P 221 - Limbang - Baru Bian (KEADILAN - juga penyandang DUN Ba'kelalan)
P 222 - Lawas - Dr Bob Langup (DAP)

Nota: Senarai ini belum muktamad melainkan sudah disahkan oleh pemimpin tertinggi parti masing-masing.

PRU13 : 6 lagi dicalon tanding KEADILAN S’wak, Nazib, Nicholas antara senarai

KUCHING 12 APRIL: Enam lagi calon KEADILAN diumum akan bertanding di Parlimen Sarawak pada Pilihan Raya Umum ke-13.
Ahmad Nazib
Ahmad Nazib
Pengumuman oleh Ketua Umum, Datuk Seri Anwar Ibrahim itu dibuat pada sidang media di Hotel Grand Continental, Kuching, 12 tengahari tadi.
Semua yang dicalonkan itu adalah:
1. Ahmad Nazib Johari – Petrajaya (P194)
2. Zulrusdi Mohd Hol – Santubong (P193)
3. Thomas Laja – Kanowit (P210)
4. Joshua Jabeng – Selangau (P214)
5. Nicholas Bawin – Lubok Antu (P 203)
6. Cecilia Una – Betong (P204)

Politik Lucah : Pemimpin PAS tolak pendedahan video seks, fokus kepada PRU13

KUALA LUMPUR, 12 April — Pemimpin PAS menolak pendedahan video seks terbaru yang mengejut tersebat di Internet, mendakwa ianya “palsu” dan “taktik kotor” oleh lawannya menjelang Pilihan Raya 2013.
Semalam, penulis blog Papagomo dalam satu artikelnya menyenaraikan beberapa blog pro-Umno mengandungi gambar dan video menyerupai pemimpin tertinggi PAS yang terlibat dalam satu skandal seks.
Naib Presiden PAS Husam Musa mendakwa video tersebut mungkin palsu, sambil mempersoalkan masa video seks itu dikeluarkan hampir dengan hari penamaan calon pada 20 April dan hari mengundi pada 5 Mei.
“Masa ia dikeluarkan sangat dekat, berkemungkinan juga ia bermotifkan politik,” kata Husam semasa ditemui di Putrajaya hari ini.
Walaubagaimanapun, Husam berkata fokus Pakatan Rakyat (PR) adalah untuk menang Pilihan Raya 2013 dan tidak akan menghiraukan isu terpinggir itu.
“Saya yakin PR akan fokus kepada pilihan raya. Cerita sampingan itu sengaja diada-adakan, kami abaikannya,” katanya lagi.
Dalam laporan The Star hari ini, pihak polis Terengganu telah merampas 16 VCD mengandungi video yang disebarkan oleh beberapa individu tidak dikenali namun tiada sebarang tangkapan dibuat.
Bagi ahli parlimen (MP) Pokok Sena, Datuk Mahfuz Omar penyebaran video seks terbaru tersebut membuktikan lawan mereka terdesak sehingga terpaksa bermain politik kebencian dan fitnah bagi memburukkan PAS.
“Ini bukti Umno terdesak dengan bermain dengan politik kebencian dan fitnah ini,” kata naib presiden parti Islam yang yakin rakyat boleh buat penilaian sendiri sama ada benar atau palsu video tersebut.